Analisis replikasi dan resistensi obat pada serum populasi pasien Virus Hepatitis B (HBV) berperan dalam manajemen terapi Hepatitis B Kronik. Kita mengembangkan suatu prosedur pengkloningan serum populasi quasispecies dan analisis fenotif dari populasi hasil kloning untuk kepekaan obat secara in vitro. Sequen yang ekuivalen dibandingkan terhadap masing-masing DNAs serum HBV hasil kloning. Analisis terhadap individu hasil kloning mengungkapkan bahwa masing-masing populasi mengandung beranekaragam HBV quasispecies. HBV diperoleh dari pasien yang telah resisten terhadap Adevoir dan Lamivudine, seperti ditunjukkan dengan pengembangan mutasi rtA181V atau rtL180M/M204V dalam HBV polimerase yang telah diuji secara berturut-turut. Analisis fenotif menunjukkan populasi yang mengandung mutasi HBV rtA181V memperlihatkan peningkatan 2.9 kali dalam EC50 Adevoir dibandingkan isolat wild-type baseline, sedang populasi quasispecies yang resisten terhadap Lamivudine memperlihatkan peningkatan a>1.000 kali dalam EC50. Secara ringkas, kloning genom HBV populasi quasispecies secara utuh telah dikembangkan dan bisa menyediakan alat dalam resistensi obat HBV klinis dan studi evolusi dari jenis virus klinis.